Kamis, 12 Desember 2013

jurus psikotest



Tips lulus dan contoh soal psikotes merupakan komponen kata yang memiliki pembahasan yang berbeda yaitu tips lulus psikotes dan contoh soal psikotes. Namun saya akan mengkolaborasikannya, sehingga memudahkan Anda untuk memahami postingan ini, dan saya harapkan nantinya setelah Anda membaca tips dari postingn ini, Anda dapat menyiapkan diri sebelum melakukan psikotes sehingga kemungkinan anda lulus psikotes itu berpeluang besar.

Berbeda dengan
tes potensi akademik/TPA, psikotes pada umumnya lebih cenderung kepada tes kepribadian jadi disini tidak ada yang bodoh atau o'on. Karena didalam penilaian psikotes bukan seperti penilaian saat kita mengerjakan soal waktu sekolah atau waktu kuliah dulu, akan tetapi yang menjadi penilaian dalam psikotes adalah sejauhmana kepribadian Anda dan kecocokan dengan pekerjaan yang Anda lamar. Jadi bisa saja orang yang dulunya tidak begitu pintar dalam perkuliahan mengalahkan temannya yang pintar dalam psikotes ini.

Phsicology Test/Tes Psikologi sebagai bagian dalam tahapan penerimaan calon pegawai. Keunikan dari tes ini adalah pada “ketidakpastiannya”. Mengapa? Karena faktor ini dapat memutarbalikan perhitungan logis potensi seseorang. Sebagai contoh seperti yang disebutkan diatas tadi, seseorang lulusan perguruan tinggi terbaik di negeri ini dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3 koma dan berpengalaman sebagai asisten dosen, tidak dapat lolos dari lobang jarum ujian psikotes sehingga akhirnya harus berwirausaha karena belum pernah mampu melewati psikotes untuk diterima bekerja di sebuah perusahaan. Memang ini ironi, namun ini fakta. Psikotes memang merupakan fenomena tersendiri bagi para pelamar kerja. Oleh karena itu saya akan memberikan beberapa tips yang akan di-share berikut ini, diharapkan mampu membantu mengurangi kegagalan psikotes Anda:
Contoh dan tips mengerjakan soal psikotes

1. Tes Logika Aritmatika
  • Tes ini terdiri atas deret angka, yang diukur dalam tes ini adalah kemampuan analisa anda dalam memahami pola-pola/kecenderungan tertentu (dalam wujud deret angka) untuk kemudian memprediksikan hal-hal lain berdasarkan pola tersebut. Tipsnya:
  • Jangan terpaku pada deret hitung atau deret ukur perhitungan matematika saja yaitu jangan terpaku pada 3 -4 angka terdepan dalam deret namun adakalanya anda melihat deret secara keseluruhan karena pola bisa berupa urutan, pengelompokan berurutan maupun pengelompokan loncat.
  • Ingat keterbatasan waktu. Jangan terlalu asyik dan terpaku hanya pada sebuah soal yang penasaran ingin anda pecahkan, lompati ke soal berikutnya karena terkadang soal di bawahnya lebih mudah dipecahkan dibandingkan soal sebelumnya.

Anda bisa melatih kemampuan anda ini dari buku-buku tes UMPTN/SPMB untuk materi deret hitung/deret ukur. Contoh:

16 8 4 2 1 1/2 … …
Pola jawabannya: Setiap angka dikali 1/2 maka lanjutan dari deret tersebut : 1/4 1/8 ... ...

45 15 18 6 9 3 … …
Pola jawabannya:
n:3 n+3 n:3 n+3 ... ....


2. Tes Logika Penalaran

Tes ini terdiri atas deret gambar baik 2 maupun 3 dimensi. Penilaian yang di ukur dalam tes ini adalah kemapuan anda dalam memahami pola-pola/kecenderungan tertentu (berbentuk gambar) dengan melakukan prediksi berdasarkan pola gambar tersebut:

Tipsnya: konsetrasi, hati-hati dan teliti. Karena bentuk-bentuk yang ditawarkan hampir serupa walau tak sama.

Contoh soalnya seperti screnshot dibawah ini :


3. Tes Analog Verbal (Analog Verbal Test)

Tes ini biasanya terdiri atas 40 soal yang berisi sinonim/antonim/analog suatu kata. Sistem penilaian dalam tes ini adalah kemampuan logika anda terhadap sebuah kondisi, untuk melihat sejauh mana anda memahami sebab-akibat suatu permasalahan.

Tipsnya: Apabila anda bermasalah dengan konsentrasi dan logika, anda bisa mem-bypass-nya dengan menghafal soal dan jawaban. Karena beberapa kali penulis menghadapi tes in, soal yang diberikan relatif sama.

Contoh soal tes analog verbal:

boncel ><......
a. lugu d.besar
b. aneh e. kecil
c. bagus

Pola menjawab soal tes analog verbar seperti berikut ini:

boncel = kecil
jadi, antonim dari kecil adalah besar


4. Test Kraepelin/Pauli

Tes ini terdiri atas gugusan angka-angka yang tersusun secara membujur (atas-bawah) dalam bentuk lajur-lajur. Calon pegawai atau karyawan diminta untuk menjumlahkan dua angka yang berdekatan dalam waktu tertentu di setiap kolom dan menuliskan disampingnya. Yang dinilai dalam tes ini adalah konsistensi, ketahanan, sikap terhadap tekanan, kemampuan daya penyesuaian diri, ketelitian sekaligus kecepatan dalam mengerjakan suatu pekerjaan.

Tipsnya :
  • Jangan sekalipun menggunakan pensil mekanis dalam tes ini melainkan pensil biasa atau pulpen saja, karena tes ini sangat terikat dengan waktu. Pensil mekanis membutuhkan di-reload ketika ujung granitnya habis, mekanisme ini membutuhkan waktu sekitar 0.5-1 detik. Apabila anda melakukan reload dalam 10 lajur berarti anda telah kehilangan waktu 5-10 detik.
  • Usahakan jumlah angka yang dijumlahkan di masing-masing kolom stabil. Hasilnya akan lebih baik jika dibandingkan anda memaksakan diri di awal tes namun tergopoh-gopoh di pertengahan dan akhir tes. Kendalikan diri anda untuk menghemat tenaga.
  • Jangan sekalipun melakukan cheating terhadap waktu maupun hasil penjumlahan. Hal ini akan merugikan anda sendiri karena justru untuk cheating anda akan membutuhkan waktu sekian detik untuk memutuskan dan itu berarti justru membuang waktu dan memubuat grafik penjumlahan anda tidak alami.
  • Pusatkanlah fokus pikiran Anda dalam mengerjakan test ini, jangan memikirkan hal-hal lain seperti kejadian menggelikkan tadi malam bersama kekasih Anda :D. Karena jika sedikit saja Anda lari dari fokus Anda, hal ini akan mengganggu konsentrasi, sehingga dapat melambatkan pengisian angka dalam test.

Contoh tes kraepelin/pauli dapat Anda lihat seperti screnshot di bawah ini:



Karena pembahasan mengenai tips lulus dan contoh soal psikotes ini masih panjang, yang tidak memungkin bagi saya memposting secara keseluruhan pada postingan ini, maka saya membaginya dalam 3 bagian. Untuk itu saya menganjurkan kepada Anda agar membaca seri berikutnaya. Karna didalam seri berikutnya masih ada soal-soal psikotes yang sering keluar ketika Anda nantinya menghadapi ujian psikotes pada perusahaan yang Anda lamar.

persiapan kesehatan



Pemeriksaaan Kesehatan Pada Saat Tes Kesehatan

Perlu saya sampaikan sebelumnya, pada pemeriksaan kesehatan memiliki perbedaan pada masing-masing instansi atau perusahaan. Maksudnya adalah tes kesehatan yang deselenggarakan pada perusahaan umumnya berbeda dengan tes kesehatan ketika Anda mengikuti tes kesehatan masuk TNI, POLRI dan lain-lain. Yang saya jelaskan disini mmerupakan tes kesehatan pada umumnya yang terdiri dari pemeriksaan kesehatan

1. Tes kesehatan pemeriksaan urin

Mungkin ada sebagian kita yang tidak mengerti kata "urin", maka sedikit penjelasan dari saya, urin adalah air seni atau bahasa zimbabwenya "air kencing". Nah fungsi dari pemerikasaan urin ini adalah untuk memeriksa kesehatan ginjal Anda dan memastikan apakah Anda terjangkit penyakit diabetes, atau hepatitis (kencing manis) atau tidak, serta untuk memastikan apakah Anda seorang pemakai narkoba atau tidak. Namun ada beberapa kasus dari teman saya ketika dia sedang mengikuti tes urin ini yaitu, orang yang tidak mengkonsumsi narkoba diduga oleh sang pemeriksa bahwa dia adalah seorang pengkonsumsi narkoba. Kenapa hal ini bisa terjadi? karena setelah diusut lebih dalam, sebelum orang tersebut melakukan medical check up test urin ini, orang tersebut mengkonsumsi obat sakit kepala yang mengandung bahan-bahan yang terkandung pada narkoba. Sehingga ketika tes urin dilaksanakan, dia diduga pengkonsumsi narkoba, padahal tidak, ini desebabkan karena obat sakit kepala yang di minumnya.

Tips dan saran saya, sebelum tes kesehatan di laksanakan, perbanyaklah istirahat dan minum air putih tetapi juga tidak berlebihan. Disamping itu juga jangan mengkonsumsi obat-obatan 1 hari sebelum tes urin dilaksanakan. Hal ini dilakukan untuk menghindari kasus seperti yang saya terangkan di atas.

2. Tes kesehatan pemeriksaan darah

Pada pemerikasaan darah ini adalah untuk memperkuat hasil dan kesimpulan tes urin, disamping itu juga tes pemeriksaan darah dilakukan untuk memastikan apakah Anda pengidap penyakit yang menular dan HIV/AIDS serta akan diperiksa juga tekanan darah anda. Pada pemeriksaan darah, bagi pria akan diketahui apakah dia seorang perokok berat atau tidak dan ini juga akan dilanjutkan dengan scanning bagian tubuh dalam untuk memperkuat kesimpulan. Namun bagi kaum hawa juga akan diperiksa. Karena zaman sekarang juga banyak wanita yang merokok dan hal itu sudah lumrah di kota-kota besar.

Tips dan saran saya, untuk meminimalisir kadar nikotin dalam paru-paru, hentikan merokok, lakukan olahraga rutin pada pagi dan sore hari, lalu minum air putih yang banyak. Disamping itu tambahi dengan minum susu apakah itu susu kedelai, atau susu bubuk putih (susu full cream) atau susu low fat. Jika ingin lebih dahzyat lagi, jika mungkin, minum air susu ibu atau SGM (Susu Gadis Muda), ingat Susu Gadis Muda, bukan Susu Janda, kalau susu janda tu mah kelat dan pahit rasanya dan pedar dilidah. Nah kalu minum susu yang 2 ini, dijamin dah paru-paru lu bakal bersih secara instan..haha :D. (becanda, jangan dibawa kepikiran, atau di praktekkan ya). Wah.. tu kan, payah lu,, pantang di pancing cerita yang beginian, langsung tu kebayang SGM nya,,hahaha :D.

3. Tes kesehatan pemeriksaan mata

Pada tes pemeriksaan mata ini, mata Anda akan diperiksa apakah Anda mengalami rabun atau buta warna. Tes pemeriksaan mata ini juga kerap kali dan selalu tidak ketinggalan dan tidak kalah pentingnya dengan pemeriksaan urin dan darah. Untuk fingsinya sendiri mungkin Anda sudah tau, jadi saya rasa tidak perlu saya jelaskan lagi.

4. Tes kesehatan pemeriksaan pendengaran

Saya rasa fungsi tes kesehatan pendengaran Anda sudah mengetahuinya, jika belum silahkan beri komentar melalui kotak komentar.

5. Tes kesehatan pemeriksaan fisik dan badan

Tes ini sering di gunakan untuk TNI atau POLRI, funsinya untuk melihat badan Anda apakah bertato atau tidak, namun tidak tertutup kemungkinan tes ini juga diadakan untuk seleksi menjadi karyawan sebuah perusahaan. Disamping itu badan anda juga diperiksa apakah Anda pernah patah tulang atau ada bekas operasi. Untuk tes fisik, biasanya Anda akan disuruh berlari, push up, sit up dan lain-lain.

Saya rasa cukup sekian penjelasan yang dapat saya sampaikan mengenai tips lulus tes kesehatan atau medical check up ini. Semoga bermanfaat dan saya harapkan, persiapkanlah diri dan kesehatan Anda jika Anda ingin lulus pada tahap tes kesehatan ini. Karena tes kesehatan merupakan tes yang krusial, jika kita tidak lulus maka ini sangat disayangkan. Sebab apabila seseorang yang telah mencapai tahap tes kesehatan ini, maka perjuangannya untuk menduduki posisi kerja dan menjadi karyawan di perusahaan sudah mencapai 70%.

Sebelum Anda beranjak dari postingan ini, saya sangat senang sekali jika Anda bersedia meluangkan sedikit waktu Anda untuk men-share postingan ini kepada teman-teman, sahabat dan orang terdekat Anda, dan memberikan G + 1. Dengan demikian, Anda membagi manfaat dari postingan ini yang akan dibaca oleh teman-teman Anda yang membutuhkannya.